Don't Let Social Media Control Your Life

Photo by Le Buzz on Unsplash


Di era revolusi 4.0 seperti saat ini, dunia teknologi udah berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Bayangin aja, orang jaman dulu kalo mau mengakses internet repotnya bukan main.

Di jaman yang serba modern kayak gini, lo bisa dengan mudahnya mengakses informasi yang lo pingin. Berbagai macam informasi udah tersebar luas di dunia maya. Semua hal yang lo suka, bisa lo temukan disana.

Ngomongin soal teknologi, orang-orang jaman sekarang terutama kaum milenial udah enggak asing lagi dong sama yang namanya media sosial? Hampir semua orang punya medsos di smartphone mereka masing-masing.

Media sosial merupakan platform tempat dimana lo bisa mendapatkan berbagai macam informasi. Mulai dari hal penting, sampe hal-hal absurd sekalipun. Semua hal tersebut bisa lo dapatkan dengan mudah hanya dengan satu genggaman.

Selain itu, lo juga bisa berbagi berbagai macam hal yang lo pingin. Entah itu foto, video, dan lain sebagainya. Kasarnya, media sosial ini udah kayak diary hidup lo yang tersimpan dalam bentuk digital. Enggak ada satupun memori yang bakal terlupa.

Tapi, apa lo sadar? Berapa banyak waktu yang terbuang sia-sia gara-gara media sosial? Berapa banyak kerjaan atau tugas lo yang tertunda gara kelamaan buka medsos?

Memang, kelihatannya sih sebentar. Awalnya lo bakal bilang “santai, baru juga berapa menit”.

Ketika liat jam, ternyata lo udah menghabiskan waktu selama sejam. Bahkan lebih. Adakah perasaan menyesal di dalam diri lo? Gua rasa sih ada. Dan gua yakin banget, besok-besok lo bakalan ngulang hal yang sama untuk kesekian kalinya.

Perlu lo tahu, media sosial seperti instagram memang dirancang supaya si pengguna bisa menghabiskan waktu berjam-jam disana. Makanya, dari segi warnanya pun di desain secantik mungkin. Jadi, wajar aja kalo lo betah scrolling seharian. Apalagi lo jomblo.

Sebenernya, apa sih yang lo liat di medsos? Seberapa pentingkah media sosial bagi kehidupan lo? Kalo lo misalnya gak buka medsos sehari aja, adakah efek sampingnya di hidup lo?

Seperti gua bilang di awal, banyak banget informasi bertebaran di media sosial. Dan gua rasa informasi-informasi tersebut gak seluruhnya harus lo santap tiap hari. Lo harus pintar memilih informasi apa yang lo rasa ada manfaatnya di hidup lo.

Jujur, ini berdasarkan pengalaman gua sendiri. What do you consume is what do you get. Jadi, kalo lo sukanya cari berita tentang gosip, ya lo bakal dikenal sebagai raja atau ratu gosip.

In my opinion, gak semua hal harus lo share di media sosial. Temen-temen lo gak selalu pengen tau lo lagi ngapain, sama siapa, dan dimana. Enggak. Gua rasa, temen-temen lo gak sekepo itu. Mereka bakalan sibuk dengan urusan mereka masing-masing.

Kebahagiaan yang lo umbar di medsos belum tentu membuat orang lain bahagia, begitu juga sebaliknya. Kesedihan yang lo umbar di medsos belum tentu membuat orang lain sedih. Tiap orang punya rasa yang berbeda, dan lo harus paham akan hal itu.

Ketika lo posting suatu hal tentang kebahagiaan lo, belum tentu orang lain merasakan hal yang sama. Siapa tau, mereka justru malah sedih karena enggak bisa merasakan kebahagian seperti apa yang lo rasa saat itu. Ah, ngomong apa sih gua.

Intinya, pergunakanlah media sosial dengan bijak. Bagikanlah ilmu yang bermanfaat. Walaupun misalnya lo cuma share video tentang cara membuka pintu rumah, enggak apa-apa. Karena suatu ilmu gak dinilai dari besar kecilnya, melainkan manfaatnya.

Lebih baik lo share apa yang lagi lo kerjain. Misalnya lo seorang desainer, keluarkanlah hasil karya lo meskipun itu bukan yang terbaik bagi lo. Tapi bagi orang lain, who knows?

Seperti kutipan dari salah satu desainer favorit gua, Rio Purba, “Sebagus-bagusnya desain, pasti ada yang gak suka. Sejelek-jeleknya desain, pasti ada yang suka. Jadi jangan pernah takut berkarya”.

Kesimpulannya, kurangilah aktivitas lo di media sosial. Perbanyaklah aktivitias lo di lingkungan sosial. Because real life still better than shit life. So, be aware of that.

Ketika lo bangun tidur, jangan langsung buru-buru cek hp. Bersyukurlah kepada tuhan bahwa lo masih dikasih umur panjang. Refleksikanlah diri lo, tingkatkanlah kualitas hidup lo menuju yang lebih baik lagi.

Last but not least,

Don’t let social media control your life. You are the owner, so you must manage them. Ciao!

Bang sandi Blogger pemula yang mencoba merangkum dunia

0 Response to "Don't Let Social Media Control Your Life"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel