Pengertian dan makna hari raya Saraswati

Hari raya Saraswati.

Hari raya Saraswati merupakan hari pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam kekuatannya menciptakan ilmu pengetahuan dan ilmu kesucian, serta turunnya Weda yang dirayakan setiap 210 hari sekali, yaitu bertepatan pada Sabtu Umanis Watugunung dengan lambang Dewi Saraswati.
Dewi Saraswati merupakan sakti Dewa Brahma, Dewa yang mempunyai kekuatan dalam bidang ilmu pengetahuan, dari ilmu pengetahuan yang dimiliki Saraswati inilah timbul ciptaan ciptaan yang baru di dunia, tanpa ilmu pengetahuan, manusia tidak mungkin menciptakan yang baru.
Dewi Saraswati dilukiskan sebagai wanita yang sangat cantik dan bertangan empat yang masing masing memegang;
*. Genitri.
*. Keropak.
*. Wina dan
*. Teratai.
Serta didekatnya terdapat burung merak dan angsa, semuanya itu merupakan suatu simbol yang masing masing mempunyai arti sebagai berikut:
1. Wanita atau Dewi Cantik merupakan simbol dari ilmu pengetahuan yang sangat mulia, lemah lembut dan menarik hati.
2. Genitri adalah simbol bahwa ilmu pengetahuan tidak akan ada akhirnya dan selama hidup ini tidak akan habis untuk dipelajari.
3. Keropak adalah simbol dari gudang atau sumber ilmu pengetahuan.
4. Wina adalah simbol dari ilmu pengetahuan yang sangat memengaruhi rasa yang sangat halus.
5. Teratai adalah simbol kesucian tuhan dan ilmu pengetahuan yang sangat suci.
6. Merak merupakan simbol dari ilmu pengetahuan yang memberikan suatu kewibawaan kepada orang yang menguasainya.
7. Angsa merupakan simbol dari ilmu pengetahuan yang sangat bijaksana yang dapat membedakan mana yang baik mana yang buruk.

Secara tradisional Saraswati dilaksanakan pada waktu pagi hari dengan melakukan persembahyangan di pura pura dan sekolah. Pada hari ini, lontar lontar, buku buku suci dibersihkan, dirawat dan dihaturkan banten Saraswati. Pada malam harinya diadakan malam sastra dan seni dengan membaca lontar lontar dan buku buku suci untuk memohon anugrah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, para bijaksana menjalankan tapa brata yoga dan samadhi untuk menyempurnakan brata tersebut ditambah monabrata, yakni tidak bicara.
Makna dan arti Saraswati adalah untuk menghormati dan mengagungkan Sang Hyang Widhi Wasa beserta memohon waranugraha terutama di bidang ilmu pengetahuan. Keesokan harinya pada hari Minggu Pahing Wuku Sinta melakukan kegiatan banyu pinaruh yakni melakukan penyucian diri dengan mandi ke laut atau sumber mata air lainnya

Demikianlah pengertian dan makna hari raya Saraswati bagi umat Hindu, semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Bang sandi Blogger pemula yang mencoba merangkum dunia

0 Response to "Pengertian dan makna hari raya Saraswati "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel