Jenis-jenis ciplukan


Baru baru ini nama ciplukan rupanya sedang naik daun. Harganya yang fantastis sering membuat orang-orang yang hidup di desa terkejut-kejut. Ya iyalah. Ini kan gulma yang sering ganggu tanaman di sawah. Kalo mau ya tinggal di petik trus disantap, gratis dan gak perlu bayar mahal. Hehehe....
Ternyata di balik tanaman buah ini, selain enak untuk dimakan juga tersimpan banyak sekali kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Namun tahukah kalian di dunia ini banyak sekali jenis ciplukan, diketahui ada sekitar 70-90 jenis ciplukan. Masyaalloh banyak sekali yah.


Yuk kita kenalan, siapa saja sodaranya Mbak Ciplukan ini?

1. Physalis minima



Nah ini adalah nama latin dari ciplukan lokal, yang sering diburu anak kecil ketika main di sawah. Kayak waktu aku kecil dulu,,xixixi. Di Indonesia sendiri dikenal dengan banyak nama: ciplukan (Jawa), cecendet (Sunda), kaceplokan (Bali). Kalo di Inggris dikenal sebagai Native goose berry. 
Tanaman ini tumbuh subur di ladang pertanian, bahkan oleh petani sering dianggap gulma. Buahnya kecil-kecil berdiameter 1cm, jika matang berwarna hijau kekuningan, berasa manis dan asam. Hemm pantes, anak-anak kecil jadi suka Sobo sawah.

2. Physalis angulata.
ciri-cirinya mirip dengan spesies P. Minima. Ciplukan asli Amerika ini tumbuh subur juga di Indonesia. Di Amerika sendiri dikenal dengan nama Baloon Cherry. Rasa buah yang manis ini juga dimanfaatkan untuk suplement kesehatan karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Juga biasa dipakai sebagai tanaman herbal.

3. Physalis Peruviana
 Di Indonesia disebut sebagai ciplukan badak. Tumbuhan ini berasal dari Peru. Buahnya dikenal dengan nama Golden Berry atau Cape Gooseberry. Tidak seperti ciplukan lokal. Buah yang satu ini batang dan daunnya agak berbulu. Buahnya berwarna kuning menyala dengan tudung buah berwarna hijau kekuning-kuningan. Jika matang, buahnya terasa manis seperti campuran buah anggur dan tomat.

4. Physalis ixocarpa
Ciplukan ini asli dari Mexico. Biasa dikenal dengan nama Tomatillo atau Mexican husk tomato. Buah yang termasuk langka ini berbentuk bulat menyerupai tomat yang terbungkus kulit sekam tipis. Ukuran buahnya yang jauh lebih besar dari ciplukan biasa ini membuat tudungnya sobek ketika matang. Jika matang berwarna ungu baik kulit maupun dagingnya. Rasanya manis asam, bahkan bisa dimakan saat masih mentah. Di Meksiko sendiri, buah Tomatillo biasa diolah menjadi selai, saus buah, atau campuran salad. 

5. Physalis alkekengi.
Dari semua saudara Mbak Ciplukan, rupanya dialah yang paling cantik dan menawan. Biasa tumbuh di dataran Asia, tidak seperti kebanyakan saudaranya yang berasal dari Amerika. Disebut sebagai Chinesse lantern atau Jalanesse Lantern karena bentuknya yang menyerupai lampion. Disebut juga lampionplant.
Tudung buahnya yang berwarna orange, merah menyala ini sering dijadikan tanaman hias. Di negara Jepang tanaman ini dijadikan dekorasi di acara-acara festifal tradisional karena tanaman ini dipercaya bisa membantu membimbing roh/jiwa orang yang telah meninggal. Tak hanya tanamannya yang indah, buahnya pun juga enak dimakan.

Itulah beberapa jenis ciplukan yang berhasil saya rangkum. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan. Saya sangat berharap suatu saat tanaman yang sering dianggap remeh namun kaya nutrisi ini, bisa di kembangkan varietas unggulnya untuk di budidayakan oleh petani Indonesia. Aamiin...🙏🙏🙏

Bang sandi Blogger pemula yang mencoba merangkum dunia

0 Response to "Jenis-jenis ciplukan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel