Sunscreen atau Moisturizer, dulu? Jawabanya: Tergantung!

Tak sedikit diantara kita masih bingung mana dulu yang akan dipakai. Pun banyak yang tidak peduli, asal templok aja, beres! Namun, tahukah, Ladies and Gentlemen, salah dalam pemakaian selain berpengaruh terhadap keefektifan UV filternya, juga berpotensi "merusak" dandanan kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui yang mana dulu, Sunscreen atau moisturizer?

Apa itu Sunscreen?
Sunscreen adalah skincare  berbentuk lotion, gel, krim, spray, atau powder. Yang berfungsi menghalau pengaruh buruk sinar UV agar tidak menembus jauh ke dalam kulit, sehingga kulit kita terlindungi. Biasanya produk sunscreen memiliki label SPF dan PA. SPF untuk melindungi kulit dari UVB, sedangkan PA melindungi dari UVA. Semakin tinggi nilai SPF dan PA nya semakin baik tingkat perlindunganya.
Mengapa harus memakai sunscreen?
Sunscreen dapat mencegah kerusakan kulit akibat radiasi sinar ultraviolet. UVB menyebabkan sunburn, yang membuat wajah kita gosong,  kemerahan, gatal dan bersisik. Sedangkan UVA bisa menembus jauh ke dalam kulit. Meski tidak menimbulkan gosong, tetapi dapat menyebabkan masalah kulit yang lebih serius, seperti timbul hiperpigmentasi, flek hitam, kerutan dini, dan yang paling parah adalah kanker kulit. Dengan  rutin memakai sunscreen kulit kita diharapkan bisa terhindar dari masalah tersebut. Percuma pake skincare macam-macam, krim malam, serum, essense, Vit C, etc. tapi lupa nggak pake sunscreen. 

"It doesn't matter how much money you spend on oils or retinol and Vitamin C. If you're not getting good sun protection, you're wasting your money."_Dr. Samber Jaber, Washington Square Dermatology

Jenis-jenis sunscreen
Berdasarkan karakteristiknya, suncreen dibedakan menjadi  dua: physical sunscreen dan chemical sunscreen.

Physical sunscreen=> sering pula disebut sunblock. Bekerja di permukaan kulit dengan membentuk semacam lapisan yang bertindak seperti "tameng" sehingga secara fisik dapat mencegah sinar UV menembus ke dalam kulit. Ciri-cirinya antara lain: memiliki kandungan UV filter Zinc oxide dan titanium dioxode. Umumnya sunscreen jenis ini bertekstur kental, berat, dan berpotensi meninggalkan whitecast. Salah satu keuntungannya adalah bisa langsung dipakai keluar rumah tanpa harus menunggu.
Chemical sunscreen=> bekerja di dalam kulit dengan cara menyerap sinar UV, melalui reaksi kimia, kemudian mengubah sinar UV sehingga tidak berbahaya bagi kulit. Kandungan utamanya adalah: oxybenzone, avobenzone, octinoxate, homosalate, octisalate, octocrylene. Sunscreen jenis ini lebih banyak dicari karena teksture nya yang lebih cair, ringan, dan tidak menimbulkan whitecast. Namun, agar efektif, harus menunggu 15 menit sebelum keluar rumah.

Well, Sunscreen atau Moisturizer dulu?
Setelah kita mengetahui jenis-jenis dan karakter masing-masing, kita bisa menentukan yang mana dulu yang dipakai. 

"It depends on what type of sunscreen you're using."_Dr.Neal Schultz

Sunscreen dulu  jika:
1. Yang kita pakai adalah jenis Chemical sunscreen. Perlu diingat bahwa sunscreen  jenis ini bekerja di dalam lapisan dermis dan epidermis. Oleh kerena itu, chemical sunscreen akan bekerja maksimal jika langsung bersentuhan dengan kulit. 
2. Tekstur pelembab lebih thick dari pada sunscreen. Sebab pelembab akan menjadi penghalang antara kulit dan UV filter yang akan melindunginya. Jadi, biarkan sunscreen-nya menyerap dulu dengan sempurna, baru boleh ditimpuk pelembabnya ya, Ladies. Dan saya sangat setuju dengan pendapat Joshua Zeichner, seorang dermatolog Amerika yang dikutip Allure.com 

"The ingredients in chemical blocker need to be absorbed into the skin so that they can do their job. You do not want to apply anything that will interfere with their penetration, like thick moisturizer that will create a barrier between your skin and the SPF meant to protect it."

Moisturizer dulu jika 
1. Yang kita pakai adalah physical suncreen. Karena sifatnya yang kental, berat, serta menimbulkan whitecast, Sunscreen jenis ini memang paling cocok dipakai paling akhir. Lagipula kandungan Zinc oxide dan titanium dioxide dapat membuat kulit jadi kering, jadi sebaiknya oles pelembab dulu sebelum memakai sunscreen.
2. Tekstur pelembab lebih encer dari pada sunscreen.
3. Sunscreen nya berbentuk powder. Kan lucu, kita pake bedak dulu baru pelembab😄

"Chemical sunscreen need to touch the skin so the chemical reaction that activates them can occur. Any chemical sunscreen goes before moisturizer while mineral/physical sunscreen can still be applied last."_Dr. Neal Schultz, dermatologist in Manhattan.

Nah, khusus untuk sunscreen berbentuk spray, bisa diaplikasikan sebelum maupun sesudah. Terutama bila kita nggak sempat cuci muka dan oles sunscreen lagi tiap 2 jam. Jadi tinggal semprot saja😉
 
Sebenarnya banyak perdebatan mengenai hal ini, bahkan para ahli dermatologi pun ada yang beda pendapat. Namun, penulis meyakini bahwa penjelasan di atas sudah masuk akal. Apalagi jika sunscreen kita bertekstur ringan seperti gel/lotion. Lagipula sekarang banyak moisturizer dengan segala macam bentuk, mulai tone up cream, powder cream, BB cream, etc. Yang mana ingredients nya juga macam-macam, terkesan berat, kental, susah diblend, etc. Saya jadi membayangkan, pakai tone up dulu baru sunscreen,,,apa nggak bubar??🤭😜
Bang sandi Blogger pemula yang mencoba merangkum dunia

0 Response to "Sunscreen atau Moisturizer, dulu? Jawabanya: Tergantung!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel